INTEGRITAS DATA

INTEGRITAS BASIS DATA

Pengertian integritas data secara luas mengacu pada kepercayaan dari sumber daya suatu sistem. Integritas data sangat penting karena dapat memastikan keakuratan, konsistensi, aksesibilitasi, dan kualitas tinggi dari sebuah data, sehingga sangat penting untuk mengikuti aturan pengintegritasan suatu data. Data yang mempunyai integritas identik di pertahankan selama operasi apapun (seperti bisnis transfer, penyimpanan, atau pengambilan). Secara sederhana dalam istilah bisnis, integritas data adalah jaminan bahwa data konsisten, bersertifikat dan dapat dirujukan.

Integritas data artinya akurasi dan kebenaran data. Integritas data dalam sebuah sistem basis data harus dijaga untuk menjaga kebenaran data yang disimpan. 

Bebeberapa cara dan tujuan dalam menjaga integritas data, diantaranya :

  • Memasukkan aturan bisnis di dalam basis data
  • Menjaga agar data yang tidak valid tidak masuk ke basis data
  • Menjaga konsistensi data pada relasi keterkaitan antar tabel

Integritas Data dapat Di kelompokan menjadi 3 bagian :

  • Integritas data yang berada dalam relasi, yaitu integritas entitas dan integritas domain.
  • Integritas yang berada di luar relasi, yaitu integritas referensial
  • Integritas yang ditentukan sendiri di dalam suatu perusahaan, yaitu integritas perusahaan (Enterprise integrity/ user Defined Integrity).

Secara garis besar integritas data dalam model relasional meliputi :

a. Integritas Entitas

b. Integritas Domain

c. Integritas Referensial

d. Integritas Enterprise

a. INTEGRITAS ENTITAS

Integritas entitas mendifinisikan sebuah baris sebagai sebuah entitas yang unik untuk suatu tabel. Dalam integritas entitas, tidak ada baris yang di duplikat didalam suatu tabel.

Contoh :

create table Pembelian

(ID Pembelian smallint,

ID model smallint,

DeskripsiModel varchar (40),

Primary Key (IDPembelian));

b. INTEGRITAS DOMAIN

Domain adalah nilai-nilai yang dimungkinkan diasosiasikan dengan setiap atribut, Integritas domain merupakan validasi masukan dari sebuah kolom. Dengan integritas domain, tidak ada data yang melanggar jangkauan nilai di tiap kolom data.

Jenis domain yang harus dimiliki oleh setiap atribut :

1. Karakter bebas

2. Alphanumerik

3. Alphabet

4. Numerik

Pemeliharaan integritas domain :

1. Pendifinisian skema

2. Pemanfaatan properti field

3. Penerapan proses validasi pada pemasukan data

Contoh :

Create table biografi

(idpenulis smallint unsigned not null,

tahunLahir year not null,

kotalahir varchar (40) not null default ‘Kosong’);

create domain nilai numerik(3,2)

constraint value-test check (value >=0.00)

c. INTEGRITAS REFERENSIAL

Integritas referensial adalah dasar relasi antar tabel yaitu antara foregin key dengan promary key. Integritas referensial memastikan bahwa seluruh nilai dari foregin key cocok dengan nilai primary key yang dihubungkanya.

Contoh :

create table account

(account-number char (10),

branch-name char (15),

balance integer,

primary key (account-number),

foreign key (branch-name) reference branch)

create table depositor

(costumer-name char (20),

account-number char (10),

primary key (costumer-name, account-number)

foreign key (account-number) reference account

foreign key (costumer-name) reference costumer)

on delete cascade on update cascade

d. INTEGRITAS ENTERPRISE

Integritas enterprise mengizinkan kita untuk menentukan spesifik business rules sendiri yang tidak sama pada kategori integritas yang lainnya.

Berikut ini adalah jenis-jenis integritas data yang disertai dengan contoh kasusnya:

1.      Create Domain,  yaitu membuat tipe data baru. Fungsi ini biasa digunakan untuk menangani data yang membutuhkan aturan bisnis sendiri,

 Contoh :

Membuat tipe data “gender” untuk yang isinya hanya boleh berisi pria atau wanita

Maka sintaksnya dalam SQL adalah :

create domain gender char(2) constraint gender_domain check ( value in(‘pria’,’wanita’));

2.      Not NULL, yaitu menjaga agar suatu data tidak kosong dengan kata lain harus ada value-nya.

Contoh:  nama matakuliah pada tabel mata kuliah tidak boleh kosong.

Maka sintaksnya dalam pl / sql :

nama_matkul varchar2(15),

constraint nn_ matkul not null (nama_matkul)

3.      Unique, yaitu membuat agar suatu data tidak memiliki nilai yang sama dengan record lainnya dalam tabel yang sama.

Contoh :

email pada tabel akun_facebook hanya boleh satu email untuk satu akun.

Maka sintaksnya :

email varchar2(15),

constraint u_mail unique (email)

4.      Primary key, merupakan gabungan antara not null dan unique.

Contoh :  NIM pada tabel mahasiswa.

nim char(7) not null,

constraint pk_ nim primary key (nim)

5.      Check, memeriksa data dengan aturan bisnisinya sendiri tanpa membuat tipe data baru.

Contoh :

Sebelum memasukkan nilai ujian pada tabel nilai, data diperiksa terlebih dahulu. Data tidak boleh masuk jika bernilai negatif.

nilai number,

constraint chk_nilai check (nilai > 0)

6.      Referential Integrity, adalah integritas pada relasi antar tabel.

Contoh: jika kolom NIM mahasiswa pada tabel nilai mengacu ke kolom NIM pada table mahasiswa, dan terjadi perubahan (delete atau update) pada NIM di tabel mahasiswa

Maka ada beberapa pilihan yang dapat dilakukan terhadap NIM yang di tabel nilai, diantaranya adalah :

         Delete cascade, hapus record pada kedua tabel yang bersangkutan

         Delete set null, hapus record di tabel asal dan value record pada tabel yang mengacu di jadikan NULL

         Update cascade, perbarui isi record pada kedua table

nim char(7),

Leave a comment